Jumat, 31 Agustus 2018

TEKS LAPORAN




Materi Pokok / Pembelajaran :
• Fungsi teks laporan
• Pengertian teks laporan
• Model teks laporan (pengamatan, percobaan / eksperimen)
• Struktur teks laporan.
• Ciri-ciri kebahasaan teks laporan: Kalimat aktif, kata tugas, kosakata teknis bidang ilmu; penulisan unsur serapan.
• Model teks laporan percobaan.

Pengertian Teks Laporan
Teks laporan adalah sebuah teks yang mengandung klarifikasi mengenai suatu objek tertentu yang berdasarkan kriteria tertentu.
Berbeda dengan teks deskripsi, teks laporan bersifat umum atau universal. Sedangkan teks deskripsi lebih bersifat khusus dan mendetail.
Struktur Teks Laporan

Secara umum teks laporan tersusun oleh dua bagian, diantaranya adalah:
1. Penyataan Umum (Klasifikasi)
Pernyataan umum terletak pada awal teks dan berupa pernyataan – pernyataan umum yang disampaikan untuk mengarahkan atau mengantarkan pembaca kepada pembahasan atau hal yang akan dilaporkan.
2. Aspek – Aspek Laporan
Setelah pernyataan umum, ada bagian yang disebut dengan aspek – aspek laporan. Bagian ini mengandung poin – poin laporan yang disusun berdasarkan klasifikasi tertentu.

Ciri Kebahasaan Teks Laporan
Teks laporan memiliki ciri kebahasaan, diantaranya adalah:
1. Menggunakan kata sandang
Kata sandang merupakan jenis kata yang digunakan untuk mengawali kata benda yang berfungsi sebagai penentu, misalnya sebuah, suatu, beberapa, seorang, dan lain – lain.
Contoh :
Seorang anak hilang dalam keramaian.
Sebagian mamalia tinggal di dalam laut.


2. Menggunakan konjungsi
Kata sambung digunakan untuk menghubungkan dua bagian kalimat. Ada dua macam kata sambung, yaitu kata sambung intra kalimat dan kata sambung intra paragraf. Contohnya adalah sedangkan, namun, dan, tetapi, sehingga, dan lain – lain.
Penggunaan kata sambung ini agar teks laporan menjadi karangan atau tulisan yang padu.
3. Kalimat aktif
4. Kata tugas
5. Kosakata teknis bidang ilmu
6. Penulisan unsur serapan.

Macam-macam Model Teks Laporan
Ada banyak sekali jenis – jenis teks laporan yang bisa kita temukan, diantaranya adalah:
teks laporan hasil observasi
teks laporan percobaan
teks laporan eksperimen

1. Teks Laporan Hasil Observasi / Pengamatan
Teks laporan hasil observasi adalah teks yang memuat klasifikasi mengenai jenis sesuatu berdasarkan kriteria tertentu. Teks laporan bersifat global atau universal. Teks laporan lebih menekankan pada pengelompokan berbagai hal ke dalam jenis sesuai dengan ciri setiap jenis pada umumnya. Teks ini juga berkaitan dengan hubungan antara sebuah kelas dan subkelas yang ada didalamnya.

Struktur Teks Laporan Hasil Observasi
Struktur adalah bagian-bagian yang membangun sebuah teks menjadi sebuah teks laporan hasil observasi, Secara umum, teks laporan hasil observasi memiliki 2 struktur, diantaranya yaitu:
Pernyataan umum (klasifikasi) : merupakan semacam pembuka atau pengantar tentang hal yang dilaporkan. Pada tahap pembukaan disampaikan bahwa benda-benda di dunia dapat diklasifikasikan berdasarkan kriteria persamaan dan perbedaan.
Anggota/aspek yang dilaporkan, merupakan bahasan atau rincian tentang objek yang diamati.

Adapun struktur lainnya dari teks laporan ini adalah sebagai berikut:
Definisi Umum, adalah pembukaan yang berisi pengertian tentang sesuatu yang dibahas didam teks.
Definisi Bagian, adalah bagian yang berisi ide pokok dari setiap paragraf (penjelasan rinci).
Definisi Manfaat, bagian yang menjelaskan manfaat dari sesuatu yang dilaporkan
Penutup, adalah bagian rincian akhir dari teks.


Fungsi Teks Laporan Hasil Observasi/Pengamatan:
Memberitahukan atau menjelaskan  laporan pertanggung jawaban dari sebuah tugas atau kegiatan pengamatan (observasi).
Memberitahukan atau menjelaskan dasar penyusunan kebijaksanaan, keputusan atau pemecahan masalah dalam pengamatan.
Merupakan sumber informasi yang akurat dan terpercaya karena disusun berdasarkan dengan data dan fakta.
Merupakan sarana untuk mendokumentasikan hasil kegiatan observasi.

2. Teks Laporan Percobaan
Suatu teks yang berisi tentang percobaan yang dilakukan oleh penulis yang biasa berada ketika seseorang melakukan suatu percobaan, observasi atau melakukan karya ilmiah dan bisa juga pada laporan praktikum.

Struktur Teks Laporan Percobaan
Struktur teks Laporan percobaan menjadi bagian -bagian penting yang menjadi penyusun teks rekaman percobaan. Secara umum, struktur teks rekaman percobaan terdiri dari empat bagian, yakni:
1.Tujuan serta alat dan bahan
2.Langkah-langkah
3.Hasil
4.Simpulan

Unsur Kebahasaan Teks Laporan Percobaan
Unsur kebahasaan dalam teks rekaman percobaan serupa dengan unsur kebahasaan dalam teks prosedur. Jadi, di dalamnya terdapat : sinonim, antonim, dan kata bilangan.

Ciri-ciri Teks Laporan :
Harus mengandung fakta
bersifat objektif
harus ditulis sempurna dan lengkap
tidak memasukkan hal-hal yang menyimpang, mengandung prasangka, atau pemihakan
disajikan secara menarik, baik dalam hal tata bahasa yang jelas, isinya berbobot, maupun susunan logis.


Langkah-langkah Menulis Teks Laporan
Untuk membuat laporan hasil pengamatan, perlu mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan. Dengan demikian laporan hasil pengamatan yang dibuat dapat menjadi sebuah laporan yang tersusun secara rapi, runtut dan menarik. Langkah-langkah yang harus diperhatikan dalam menulis sebuah laporan hasil pengamatan adalah sebagai berikut :
Membuat judul laporan yang benar sesuai dengan pengamatan yang dilakukan.
Menyusun kalimat pembukaan.
Menyusun isi laporan yang berisi gagasan-gagasan pokok dan saran yang disertai alasan terhadap laporan hasil pengamatan.
Menulis kalimat penutup. Dengan mengetahui tehnik penyajian suatu hasil laporan atau kunjungan, maka akan dengan mudah menyusun laporan hasil pengamatan secara runtut dan menarik serta sesuai dengan kenyataan yang ada.

Contoh Teks Laporan Percobaan :

Membuat Slime Tanpa Boraks

Tujuan:
Agar kita menjadi lebih kreatif dan bisa berinovasi dalam hal kreativitas. Slime ini cara membuatnya sangat mudah sekali sehingga sangat menghemat uang Anda.
Alat dan Bahan :
Lem povinal secukupnya
Deterjen bubuk secukupnya
Pembersih lantai secukupnya
Alat pengaduk (bisa dengan mixer, sendok, atau tangan)
Air secukupnya
Deterjen cair secukupnya
Wadah tempat slime (berupa baskom atau lainnya)

Langkah-Langkah :
Campurkan terlebih dahulu lem povinal, pembersih lantai, deterjen cair, deterjen bubuk, dan air secukupnya saja ke dalam wadah slime, campuran ini biasa disebut dengan activator.
Berikutnya aduklah campuran tersebut sampai tercampur rata.
Tambahkan lem povinal di tempat campuran aktivator.
Kemudian aduk lagi sehingga struktur atau bentuknya akan menggumpal.
Masukkan ke dalam freezer lima sampai sepuluh menit.
Kemudian keluarkan setelah lima sampai sepuluh menit.
Aduklah lagi sampai kira-kira bisa untuk dimainkan.
Slime siap untuk kamu gunakan.

Hasil :
Kini kamu memiliki slime yang aman untuk dimainkan tanpa menggunakan boraks. Slime ini sangat populer di kalangan anak-anak pada saat ini.

Kesimpulan :
Dengan membuat slime sendiri, pengetahuan dan kreativitas kamu akan bertambah. Disisi lain juga dapat menghemat uang dan mendapatkan slime yang lebih aman jika terkena kulit karena tidak mengandung boraks.

Contoh Teks Laporan Hasil Observasi / Pengamatan :

Kerajaan Hewan
Secara umum hewan di dunia ini diklasifikasikann menjadi beberapa kelompok. Pembagain ini disebut dengan kingdom mamalia atau kerajaan hewan. Klasifikasi ini membagi hewan ke dalam 5 kelompok hewan berdasarkan jenis – jenisnya. Lima kelompok besar hewan yang hidup di dunia ini adalah mamalia, aves, pisces, amphibi, insect, dan reptile.

Mamalia adalah kelompok hewan yang paling besar. Hewan – hewan pada kelompok ini dicirikan dengan memiliki kelenjar susu pada bagian tubuhnya. Hal ini dikarenakan hewan – hewan mamalia melahirkan dan menyusui anak – anaknya. Hewan – hewan yang termasuk mamlia adalah sapi, kerbau. harimau, dan lain – lain. Kebanyakan hewan mamalia tinggal di darat. Namun, ada beberapa mamalia yang tinggal di lautan seperti paus, dan lumba – lumba.

Kelompok hewan selanjunya adalah aves. Kelas aves adalah hewan yang memiliki bulu di sekujur tubuhnya. Hewan – hewan yang berada di kelas ini adalah burung, baik burung yang bisa terbang seperti burung elang, burung yang pandai berenang seperti penguin, dan burung yang tidak bisa terbang seperti merak dan ayam.

Kelompok hewan selanjutnya adalah reptile. Reptile adalah kelompok hewan yang melata, dan memiliki kulit yang sangat keras. Hewan reptile biasanya berkembang biak dengan bertelur dan berdarah dingin. Namun, ada juga sebagian yang melahirkan dan berdarah panas. Hewan – hewan yang masuk ke dalam jenis reptile ini adalah ular, buaya, kadal, dan lain – lain.

Pisces adalah kelompok hewan terbesar ke dua yang ada di muka bumi ini. Hewan – hewan yang berada di kelompok pisces adalah hewan – hewan yang berenang, yaitu ikan. Pisces memiliki kelompok yang sangat banyak, dimulai dari ikan yang tinggal di perairan laut maupun perairan darat.
Insect adalah sebutan untuk hewan – hewan serangga di dunia ini. Kelompok insect bernafas dengan menggunakan trakea. Hewan – hewan yang masuk ke dalam kelompok insect adalah nyamuk, kumbang, dan lain – lain.

Kelompok hewan yang terakhir adalah amphibi. Ampihibi adalah sebutan untuk hewan – hewan yang hidup di dua lingkungan, yaitu darat maupun perairan. Hewan – hewan yang berada di kelas ini biasanya bernafas melalui kulitnya sehingga kulitnya selalu tampak basah. Hewan amphibi contohnya adalah katak, salamander, dan lain – lain.

Berdasarkan penjabaran – penjabaran di atas, hewan – hewan yang hidup di dunia ini ada dalam 5 kelompok besar, yaitu mamalia, pisces, insect, amphibi, aves, dan reptile.



Burung Merpati
Burung merpati adalah salah satu hewan tersukses di dunia, karena burung jenis ini ditemui di seluruh belahan dunia kecuali Antartika. Di daerah Boja, burung merpati hidup berdampingan dengan manusia sebagai hewan peliharaan. Burung merpati termasuk burung berukuran sedang. Ukuran panjang burung ini antara 20 cm hingga 30 cm dan berat antara 700 gram hingga 900 gram. Bahkan di Desa Puguh pernah di  jumpai burung merpati dengan berat hingga hampir mencapai 1 kg. Burung merpati memiliki beragam jenis warna, antara lain coklat, putih, hitam, atau perpaduan dari beberapa warna tersebut.

Merpati memiliki semacam sensor dalam hidungnya yang di gunakan untuk mengenali bau rumahnya, inilah penyebab burung merpati dapat pulang kerumahnya setelah terbang jauh. Makanan burung ini adalah biji-bijian seprti, jagung, beras, kacang hijau, dan lain sebagainya. Bahkan di daerah Boja burung merpati biasa memakan gabah yang sedang di jemur oleh petani. Di Boja burung merpati tinggal di dalam sarang berbetuk balok dengan lubang persegi sebagai  pintunya. Sarang burung merpati sering di sebut pagupon. Pagupon biasanya ditempel di dinding rumah pemilik burung merpati. Burung ini adalah burung yang mudah dipelihara, tak heran di Boja sangat mudah di temui burung merpati.

Burung merpati juga dapat digunakan dalam perlombaan, misalnya balapan atau kontes kecantikan burung merpati. Namun yang sering dijumpai di Boja adalah belapan. Balapan biasanya dilakukan pada lintasan yang lurus atau diterbangkan dari jarak jauh. Dalam hal ini yang digunakan untuk balapan adalah merpati jantan, sedangkan merpati betina hanya untuk  pancingan saja. Burung merpati dapat mengenali pasanganya masing-masing, karena burung merpati termasuk burung yang setia terhadap satu pasanganya. Populasi burung merpati di Indonesia sangatlah besar, namun kebanyakan burung merpati di Indonesia adalah peliharaan. Keberadaan burung merpati liar sangatlah sedikit, mungkin hal ini karena berkurangnya habitat merpati karena pesatnya pembangunan. Burung merpati patut di lestarikan, agar anak cucu kita dapat melihat burung merpati secara langsung, bukan hanya cerita dari orang tuanya.

Search terms :
Download Materi Bahasa Indonesia SMP/MTs/SMA/SMK Kelas 9 IX Pertemuan 1, Materi Bahasa Indonesia Teks Laporan, Silabus Bahasa Indonesia SMP/MTs/SMA/SMK Semester 2 Kurikulum 2013, Silabus SMP/MTs/SMA/SMK Kurikulum 2013 Revisi 2016 Terbaru, Soal Latihan PAI Teks Laporan.
Sumber:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar