Pengertian Teks Rekaman Percobaan
Teks Rekaman Percobaan adalah teks yang menceritakan tentang percobaan yang dilakukan oleh penulis, biasanya teks seperti ini di pakai untuk melakukan percobaan, karya ilmiah, atau laporan praktikum.
Struktur Teks Rekaman Percobaan
Struktur teks itu merupakan bagian-bagian yang menjadi bangunan teks rekaman percobaan. Struktur dalam teks tersebut terdiri atas empat bagian, yaitu:
Teks Rekaman Percobaan adalah teks yang menceritakan tentang percobaan yang dilakukan oleh penulis, biasanya teks seperti ini di pakai untuk melakukan percobaan, karya ilmiah, atau laporan praktikum.
Struktur Teks Rekaman Percobaan
Struktur teks itu merupakan bagian-bagian yang menjadi bangunan teks rekaman percobaan. Struktur dalam teks tersebut terdiri atas empat bagian, yaitu:
§
Tujuan serta alat dan bahan
§
Langkah-langkah
§
Hasil
§
Simpulan
Sebenarnya struktur
teks rekaman percobaan ini hampir sama denganteks prosedur, hanya saja perbedaan
antara kedua teks tersebut adalah pada teks prosedur tidak terdapat hasil dan
simpulan yang ada pada teks rekaman percobaan tersebut.
Unsur Kebahasaan Teks
Rekaman Percobaan
Unsur kebahasaan atau
ciri kebahasaan dalam teks rekaman percobaan hampir serupa dengan unsur
kebahasaan dalam teks prosedur. Jika kamu masih ingat, unsur-unsur kebahasaan
dalam teks prosedur, antara lain sinonim, antonim, dan kata bilangan. Begitu
pula dengan teks rekaman percobaan, terdapat penggunaan kata bilangan atau
numeralia.
Contoh Teks Rekaman
Percobaan
Berikut akan saya
berikan contoh teks rekaman percobaan beserta struktur nya agar sobat semua
bisa lebih memahami contoh teks rekaman percobaan tersebut dengan lebih mudah.
Percobaan
Membuat Teleskop Sederhana
Tujuan serta alat dan
bahan
Supaya dapat mengamati
benda-benda di langit, dibutuhkan alat canggih yang disebut dengan teleskop.
Teleskop merupakan sebuah teropong besar yang digunakan di dalam astronomi.
Ilmu ini mempelajari benda-benda di langit. Astronomi tidak bisa berkembang
dengan baik karena banyak orang yang berpendapat bahwa astronomi membutuhkan
teleskop yang mahal dan berteknologi tinggi. Padahal, teleskop sederhana dapat
dibuat dan pengamatan sederhana pun dapat juga dilakukan.
Untuk membuat teleskop
sederhana, diperlukan bahan dan alat berikut:
§
Lensa objektif LUP (kaca pembesar)/lensa
cembung praktikum (biasa dijual di toko alat laboratorium) bisa membeli dengan
diameter 5 cm.
§
Pipa PVC dan perlup (sambungan pipa)
dengan panjang kira-kira 30 cm.
§
Perkakas seperti gergaji kecil dan lem
perekat.
§
Lensa okuler (bisa menggunakan lensa
binokuler atau lensa mikroskop) / bisa juga dengan membeli lensa di toko alat
laboratorium dengan diameter 2,5 cm.
Langkah-langkah
Adapun cara pembuatan
teleskop adalah sebagai berikut.
§
Tentukan panjang badan teleskop dahulu.
Dengan rumus fisika yang sudah kita ketahui yaitu : fob + fok = L.
§
Potong pipa PVC yang panjangnya sudah
diketahui.
§
Letakkan lensa objektif ke dalam
sambungan pipa, lalu sambungkan sambungan pipa yang sudah berisi lensa tadi
diujung paling depan pipa PVC yang sudah diukur. Ingat lensa objektif selalu
terletak didepan lensa okuler.pasangkan perlup di ujung paling belakang pipa.
§
Pasangkan
perlup di ujung paling belakang pipa.
§
Letakan
lensa okuler di perlup nya.
Hasil
Setelah melalui
langkah-langkah tersebut, kini teleskop sederhana sudah dapat digunakan untuk
mengamati benda-benda langit, seperti kawah bulan ataupun planet-planet
terdekat. Teleskop sederhana dan murah ini dapat kamu gunakan untuk mengamati
benda-benda yang jaraknya cukup jauh.
Simpulan
Untuk mengamati benda
langit yang jaraknya jauh ternyata tidak selalu harus menggunakan alat yang
canggih dan mahal. Kamu cukup menggunakan benda-benda yang mudah didapatkan.
Sebelum melakukan pengamatan, ada baiknya kamu melihat waktu terbit dan
tenggelam serta arah objek yang akan diamati.
Struktur
Teks Rekaman Percobaan
Struktur teks rekaman
percobaan terdiri atas lima bagian :
1. Judul
Judul adalah nama
sebuah karangan yang menggambarkan isi karangan. Di dalam teks rekaman
percobaan, judul dapat diambil dari percobaan yang dilakukan.
2. Tujuan serta alat dan bahan
Tujuan berisi keinginan
atau maksud yang ingin dicapai dari percobaan yang dilakukan. Alat dan bahan
berisi bahan atau benda yang diperlukan dalam melakukan percobaan tersebut.
3. Langkah-langkah
Struktur
langkah-langkah berisi tahap tahap melaksanakan percobaan atau proses melakukan
percobaan.
4. Hasil
Berisi uraian hasil
yang diperoleh dari percobaan yang telah dilakukan
5. Simpulan
Berisi pendapat
penulis terhadap percobaan yang telah dilakukan.
Ciri Bahasa Teks Rekaman Percobaan
1. Menggunakan Kalimat Kompleks/Kalimat Majemuk
Kalimat kompleks atau majemuk adalah kalimat yang memiliki lebih dari satu pola kalimat. Kalimat kompleks terdiri atas lebih dari satu kalimat tunggal atau kalimat simpleks. Kalimat kompleks dibagi menjadi 2 jenis yaitu setara dan bertingkat.
2. Menggunakan Kata Hubung
Kata penghubung adalah kata yang menjadi penghubung antarkata, antarfrasa, antarklausa, antarkalimat, dan antarparagtaf.
Contoh kata hubung : dan, tetapi, apabila, saat, jika, sehingga, meskipun, dll
3. Menggunakan Kata rujukan
Kata rujukan adalah kata yang merujuk pada kata, frasa, klausa, atau kalimat sebelumnya. Kata rujukan biasanya menggunakan kata ganti (ia, mereka, dia), penunjuk (ini,itu), keterangan (di sini, di sana).
4. Menggunakan istilah teknis
Penggunaan istilah teknis menjadi bagian dari unsur bahasa dalam teks rekaman percobaan, yakni pilihan kata atau diksi yang digunakan sesuai konteks. Pilihan kata harus dilakukan dengan tepat.
5. Menggunakan kalimat perintah
Penggunaan kalimat perintah untuk menjelaskan langkah-langkah.
6. Menggunakan kata bilangan
Contoh : satu,dua,pertama,kedua,dll
Kalimat kompleks atau majemuk adalah kalimat yang memiliki lebih dari satu pola kalimat. Kalimat kompleks terdiri atas lebih dari satu kalimat tunggal atau kalimat simpleks. Kalimat kompleks dibagi menjadi 2 jenis yaitu setara dan bertingkat.
2. Menggunakan Kata Hubung
Kata penghubung adalah kata yang menjadi penghubung antarkata, antarfrasa, antarklausa, antarkalimat, dan antarparagtaf.
Contoh kata hubung : dan, tetapi, apabila, saat, jika, sehingga, meskipun, dll
3. Menggunakan Kata rujukan
Kata rujukan adalah kata yang merujuk pada kata, frasa, klausa, atau kalimat sebelumnya. Kata rujukan biasanya menggunakan kata ganti (ia, mereka, dia), penunjuk (ini,itu), keterangan (di sini, di sana).
4. Menggunakan istilah teknis
Penggunaan istilah teknis menjadi bagian dari unsur bahasa dalam teks rekaman percobaan, yakni pilihan kata atau diksi yang digunakan sesuai konteks. Pilihan kata harus dilakukan dengan tepat.
5. Menggunakan kalimat perintah
Penggunaan kalimat perintah untuk menjelaskan langkah-langkah.
6. Menggunakan kata bilangan
Contoh : satu,dua,pertama,kedua,dll
Contoh Teks Rekaman Percobaan
Cara Membuat Lampion Benang
yang Unik dan Menarik
Membuat lampion dari
benang merupakan sebuah kerajinan tangan yang bisa dibuat sendiri dengan mudah.
Kamu bisa membuat prakarya ini untuk mengisi waktu luang selain itu juga bisa
digunakan sebagai peluang usaha yang menjajikan. Lampion benang merupakan
sebuah lampu yang dibuat menggunakan benang atau tali yang dibentuk sebagai
tempat bolam lampion. Lampion jenis ini sangat banyak dibuat karena memiliki
bentuk yang unik serta biaya untuk membuat relatif murah.
Selain menambah kreativitas, lampion juga dapat dijual untuk menunjang pendapatan.
ALAT DAN BAHAN UNTUK MEMBUAT LAMPION :
·
Balon karet
·
Benang warna
·
Lem kayu
·
Kain flanel
·
Kuas
·
Gunting
·
Bola lampu
LANGKAH
MEMBUAT LAMPION BENANG
Setelah semua alat dan bahan yang dibutuhkan untuk membuat lampion benang telah siap, sekarang kita lanjut langkah-langkah untuk membuatnya.
Untuk membuatnya dibutuhkan ketekunan serta keuletan. Berikut langkah-langkah untuk membuat lampion benang :
Setelah semua alat dan bahan yang dibutuhkan untuk membuat lampion benang telah siap, sekarang kita lanjut langkah-langkah untuk membuatnya.
Untuk membuatnya dibutuhkan ketekunan serta keuletan. Berikut langkah-langkah untuk membuat lampion benang :
1.
Ambil balon karet yang
telah disiapkan, tiup atau isi angin sampai dengan ukuran yang diinginkan.
Usahakan jangan terlalu besar karena akan memerlukan bahan serta waktu yang
lebih banyak.
2.
Masukan lem kayu ke dalam
wadah campur dengan sedikit air agar lem sedikit lebih encer. Jangan terlalu
encer karena akan lama kering serta daya rekatnya berkurang.
3.
Setelah lem sudah
tercampur sempurna dengan air, gunakan kuas untuk melapisi semua permukaan
balon dengan lem tersebut, hal ini dilakukan agar benang bisa menempel pada
balon.
4.
Setelah semua permukaan
balon dilapisi lem, lilitkan benang ke balon dengan acak.
5.
Bila lilitan benang sudah
kelihatan rata dan agag tebal, lapisi ulang seluruh permukaannya menggunakan
lem dan lilitkan lagi benang ke balon. lakukan langkah ini secara berulan-ulang
sampai tingkat ketebalan balon yang kamu inginkan. Yang harus kamu perhatikan
adalah semakin tebal lilitan benang pada balon makan nantinya akan semakin
redup cahaya yang keluar dari lampion.
6.
Setelah selesai lapisi
kemabli seluruh permukaan benang dengan lem.
7.
Tunggu lem sampai
mengering, usahakan selama pengeringan lem balon di gantung dan hindarkan dari
panas matahari karena dikawatirkan balon akan meledak.
8.
Setelah lem benar-benar
kering potong pada bagian bawah balon untuk membuat lubang agar bisa dipasang
lampu.
9.
Langkah terakhir satukan
lampion yang telah dibuat dengan bolam lampu yang telah disiapkan.
10.
Agar tampilan lampion
benang makin menarik, kamu bisa menghias menggunakan kain flanel dan membentuk
berbagai karakter lucu yang kamu sukai.
Dan lampion yang indah pun telah dibuat, walaupun agak
terlalu susah namun jika kita ulet dan teliti dalam membuatnya maka akan terasa
lebih mudah dan cepat.
Itulah cara membuat lampion benang, bagaimana menarik bukan? dengan bahan yang sederhana kamu bisa membuat lampion yang memiliki nilai seni tinggi. Dengan membaca ini tentu kamu sekarang telah memiliki banyak ide untuk membuat lampion dengan bentuk unik serta menarik.
Sekian ulasan tentang Struktur, ciri bahasa, dan contoh teks rekaman percobaan
Itulah cara membuat lampion benang, bagaimana menarik bukan? dengan bahan yang sederhana kamu bisa membuat lampion yang memiliki nilai seni tinggi. Dengan membaca ini tentu kamu sekarang telah memiliki banyak ide untuk membuat lampion dengan bentuk unik serta menarik.
Sekian ulasan tentang Struktur, ciri bahasa, dan contoh teks rekaman percobaan
Struktur Teks Percobaan
Teks rekaman percobaan adalah teks yang berisi rekaman sebuah percobaan yang telah dilakukan. Struktur teks merupakan bagian-bagian yang menjadi bangunan teks rekaman percobaan. Struktur dalam teks tersebut terdiri atas empat bagian, yaitu 1) tujuan serta alat dan bahan, 2) langkah-langkah, 3) hasil, dan 4) simpulan.
1. Tujuan serta alat dan bahan di dalam teks tersebut merupakan latar belakang
dari percobaan yang akan dilakukan.
2. Langkah-langkah merupakan cara atau metode yang digunakan untuk melakukan
percobaan tersebut.
3. Hasil merupakan sesuatu yang didapat dari percobaan tersebut.
4. Simpulan merupakan pendapat akhir dari percobaan.
Perhatikan contoh teks rekaman percobaan di bawah ini.
|
Struktur
|
Kalimat
|
|
Tujuan serta
alat dan bahan |
Guna mengamati benda-benda di langit
tentu dibutuhkan alat yang canggih dan mahal yang disebut dengan teleskop.
Teleskop merupakan sebuah teropong besar. Ilmu astronomi adalah ilmu yang
mempelajari benda-benda langit merupakan ilmu yang tidak dapat dilepaskan
dari teleskop. Hal ini pula yang membuat astronomi mengalami perkembangan
yang tidak cukup baik bagi negara berkembang, karena banyak orang yang
berpendapat bahwa astronomi membutuhkan teleskop yang mahal dan berteknologi
tinggi, padahal teleskop sederhana dapat dibuat dan pengamatan sederhana
dapat dilakukan.
Berikut ini alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat sebuah teleskop sederhana:
1.
Lensa objektif LUP (kaca
pembesar)/lensa cembung praktikum (biasa dijual di toko alat laboratorium)
dengan diameter 5 cm.
2.
Pipa PVC dan perlup (sambungan pipa)
dengan panjang kira-kira 30 cm.
3.
Perkakas seperti gergaji kecil dan lem
perekat.
4.
Lensa okuler (bisa menggunakan lensa
binokuler atau lensa mikroskop) / bisa juga dengan membeli lensa di toko alat
laboratorium dengan diameter 2,5 cm.
|
|
Langkah-langkah
|
Adapun cara pembuatan teleskop
sederhana adalah seperti berikut.
Pertama, tentukan panjang badan teleskop. Kedua, potong pipa PVC yang panjangnya sudah diketahui. Ketiga, letakkan lensa objektif ke dalam sambungan pipa, lalu sambungkan sambungan pipa yang sudah berisi lensa tadi di ujung paling depan pipa PVC yang sudah diukur. Ingat lensa objektif selalu terletak di depan lensa okuler. Keempat, pasangkan perlup di ujung paling belakang pipa Kelima, letakkan lensa okuler di perlupnya |
|
Hasil
|
Setelah melalui langkah-langkah
tersebut, kini teleskop sederhana sudah dapat digunakan untuk mengamati benda-benda
langit, seperti kawah bulan ataupun planet-planet terdekat bumi. Teleskop
sederhana dan murah ini dapat kamu gunakan untuk mengamati benda-benda yang
jaraknya cukup jauh.
|
|
Simpulan
|
Untuk mengamati benda langit yang
jaraknya jauh ternyata tidak selalu harus menggunakan alat yang super canggih
dan mahal, kamu cukup menggunakan benda-benda yang mudah didapatkan. Sebelum
melakukan pengamatan ada baiknya melihat waktu terbit dan tenggelam serta
arah objek yang akan diamati.
|
Teks rekaman percobaan berbeda dengan teks prosedur. Dilihat dari strukturnya teks prosedur hanya terdiri atas tujuan dan langkah-langkah. Berbeda dengan teks prosedur, teks rekaman percobaan terdiri atas tujuan serta alat dan bahan, langkah-langkah, hasil, dan simpulan.
Setelah membaca teks
rekaman percobaan yang berjudul “Percobaan Membuat Teleskop Sederhana”, tentu
timbul pemikiran untuk mencoba melakukan hal yang sama sehingga dapat
menghasilkan teleskop yang selama ini dianggap sebagai benda yang mahal.
Pembuatan teleskop sederhana tersebut tentu tidak begitu saja terjadi. Teleskop
itu dapat dibuat melalui percobaan yang berulang-ulang. Percobaan yang gagal
bukanlah akhir dari segalanya. Kegagalan harus dijadikan sebagai motivasi untuk
melakukan yang lebih baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar