Jujur… sudah lama masuk dalam karakter pembelajaran
Jujur selalu didengung-dengungkan oleh semua orang
Mulai dari lapisan atas hingga lapisan bawah
Kejujuran selalu berusaha untuk ditanamkan kepada setiap insan
Namun ternyata….
Kejujuran masih saja diikuti tanda koma
Bukan tanda titik
Kejujuran selalu menghadapi dilematis
Jika diterapkan dengan tegas pakai tanda titik,
Bagaimana nasib selanjutnya?
Jika diikuti dengan tanda koma,
Mayoritas kemujuran semu yang akan diperoleh
Apa yang bisa kita perbuat saat kejujuran terkoyak?
Masihkah kita akan melantunkannya bagi putra bangsa?
Masihkah kita akan terus mendengung-dengungkannya?
Sementara … kita sendiri yang akan mengoyaknya!
Gresik, 12 Juni 2018

Tidak ada komentar:
Posting Komentar