Selasa, 08 Januari 2019

TEKS DESKRIPSI (Lengkap): Pengertian, Ciri, Struktur, Contoh


Jika kamu pernah menemukan sebuah teks yang menjelaskan informasi lengkap yang terkait dengan topik yang dibahas di teks tersebut, kemungkinan besar itu adalah teks deskripsi. Karena ciri-ciri dari teks ini sangat menonjol.
Disebabkan karena teks deskripsi hanya tersusun oleh 3 struktur dan mempunyai tujuan yang jelas. Mari pahami jenis dan contoh teks deskripsi.
Pengertian Teks Deskripsi
Teks deskripsi adalah sebuah paragraf dimana gagasan utamanya disampaikan dengan cara menggambarkan secara jelas objek, tempat, atau peristiwa yang sedang menjadi topik kepada pembaca. Sehingga pembaca seolah-olah merasakan langsung apa yang sedang diungkapkan dalam teks tersebut.


Tujuan Teks Deskripsi
Tujuan teks berbeda dengan teks negosiasi, dimana tujuan teks deskripsi sangat jelas yaitu agar orang yang membaca teks ini seolah-olah sedang merasakan langsung apa yang sedang di jelaskan dalam teks tersebut.
Ciri-Ciri Teks Deskripsi
Ciri-ciri yang dimiliki teks ini sangat jelas sehingga akan sangat mudah membedakan teks ini dengan teks lainnya.
Berikut ini ciri-cirinya:
  • Paragraf deskripsi menggambarkan sesuatu.
  • Paragraf yang digambarkan dijelaskan secara sangat jelas dan rinci serta melibatkan kesan indera.
  • Ketika pembaca membaca teks deskripsi, maka seolah-olah merasakan langsung apa yang sedang dibahas di dalam teks.
  • Teks deskripsi menjelaskan ciri-ciri fisik objek, seperti bentuk, ukuran, warna, atau ciri-ciri psikis/keadaan suatu objek dengan rinci.
Struktur Teks Deskripsi
Adapun 3 struktur yang menyusun teks deskripsi sehingga menjadi satu keutuhan. 3 struktur tersebut yaitu:
1.       Identifikasi
Penentu identitas seseorang, benda, dan sebagainya.
2. Klasifikasi
Penyusunan ber-sistem dalam kelompok menurut kaidah atau standar yang telah ditetapkan.
2.       Deskripsi bagian
Bagian teks yang berisi tentang gambaran-gambaran bagian didalam teks tersebut.
Jenis Teks Deskripsi
Dari sumber yang Yuksinau.id dapat, teks deskripsi sendiri dibedakan menjadi 3 macam yaitu:
  1. Teks anjangh deskripsi subjektif : suatu anjangh deskripsi yang penggambaran objek nya menurut kesan yang dimiliki oleh penulis teks.
  2. Teks anjangh spatial: dalam teks ini objek yang digambarkan hanya berupa tempat, benda, ruang dan lainnya.
  3. Teks anjangh objektif: teks ini objek digambarkan apa adanya menurut keadaan objek yang sebenarnya tanpa penambahan opini dari penulis itu sendiri.
Langkah-langkah Membuat Teks / Paragraf Deskripsi
  1. Menentukan tema (objek yang akan dibahas).
  2. Menentukan tujuan.
  3. Kumpulkan data-data dan lakukan pengamatan langsung mengenai objek yang akan dibahas.
  4. Setelah data-data terkumpul, susunlah data tersebut menjadi kerangka karangan.
  5. Uraikan kerangka karangan menjadi teks deskripsi yang disesuaikan dengan topik.
Ciri/Kaidah Kebahasaan Teks Deskripsi
Berikut ini adalah kaidah kebahasaan teks deskripsi:
  1. Menggunakan kata benda sesuai topik yang dideskripsikan. Seperti: sekolah, rumah, guruku, teman saya, dll.
  2. Menggunakan frasa yang mengandung kata benda. Contohnya yaitu beliau adalah seorang kepala sekolah yang rendah hati, dll.
  3. Mengandung kata sifat yang bersifat menggambarkan. Seperti: satu siswa rajin, dua kaos kaki putih, dll.
  4. Mengandung kata kerja Transitif untuk memberikan informasi subjek. Seperti: siswa itu mengenakan seragam putih biru, dll.
  5. Mengandung kata kerja (perasaan, pendapat) dengan tujuan mengungkapkan pandangan pribadi penulis mengenai subjek. Seperti: saya anja itu adalah kucing cerdas, saya yakin buku itu murah, dll.
  6. Mengandung kata keterangan untuk memberikan informasi tambahan mengenai objek. Seperti: dengan cepat, di rumah, di kantin, dll.
  7. Mengandung anjan kiasan berupa perumpamaan atau metafora. Seperti: kulitnya lembut seperti benang sutra, dll.
Contoh Teks Deskripsi
Contoh teks deskripsi dalam Bahasa Indonesia
Aku punya kucing bernama Tara. Bulunya berwarna hitam dan putih, dengan putih sebagai warna dominan. Tara mempunyai ekor anjang dan sangat lucu. Tara suka sekali memakan ikan dengan nasi. Saat Tara lapar, dia akan mengeong meminta makan.
***
Pengertian Teks Narasi, Ciri-ciri, Jenis, dan Contoh Paragraf Narasi
Teks narasi atau yang lebih dikenal dengan paragraf narasi adalah suatu karangan cerita yang menyajikan serangkaian peristiwa kejadian dan disusun secara kronologis sesuai dengan urutan waktunya. Umumnya karangan atau teks narasi diciptakan dengan tujuan untuk menghibur pembacanya dengan pengalaman estetis melalui kisah dan cerita baik cerita itu bersifat fiksi maupun nonfiksi.

Paragraf narasi dapat kita jumpai dalam berbagai karya tulis maupun teks umum seperti cerpen, novel, bahkan biografi sekalipun. Penggunaan narasi dalam sebuah paragraf dapat diidentifikasi dengan melihat beberapa faktor khususnya alur cerita. Paragraf narasi memiliki alur cerita yang terkesan seperti suatu kronologis kejadian yang disusun secara berurutan dengan gaya bahasa seperti bercerita.

Contoh teks narasi atau paragraf narasi sebenarnya dapat dengan mudah kita temukan di sekitar kita, Umumnya contoh paragraf narasi tersebut terdapat dalam cerita berupa perpen maupun kisah-kisah dalam novel, romansa dan lain sebagainya. Tidak hanya dalam bentuk cetak saja, contoh contoh ini juga dapat berbentuk digital yang bisa anda cari di internet.

Paragraf narasi pada dasarnya termasuk klasifikasi jenis teks narasi dan merupakan salah satu dari jenis-jenis teks dalam bahasa indonesia. Dalam kancah pendidikan paragraf narasi dijadikan materi pembelajaran dan kerap kali munul dalam soal ujian dengan kata kunci: Pengertian teks narasi, Contoh teks narasi, Contoh karangan narasi dan lain sebagainya. Maka dari itu materi belajar kali ini akan memberikan penjelasan singkat tentang paragraf narasi yang terdapat dalam karangan teks narasi.
Untuk dapat memahami tentang teks narasi maka simaklah penjelasan dibawah ini tentang pengertian, ciri-ciri, jenis dan contoh karangan narasi.

Pengertian Teks Narasi dan Paragran Narasi

Paragraf atau teks narasi merupakan sebuah teks yang tersusun dari beberapa paragraf yang menceritakan suatu peristiwa kejadian dan disusun secara kronologis sesuai dengan urutan waktu yang ditentukan. Umumnya paragraf narasi ini menceritakan kisah-kisah dan cerita karangan baik fiktif maupun non fiktif.
Ciri-Ciri Karangan Narasi
Sebuah teks dapat dikatakan sebagai suatu karangan narasi apabila memenuhi ciri-ciri dibawah ini:
Isi teks atau karangan berisi tentang cerita, kisah dan peristiwa tertentu yang dibentuk dari beberapa susunan paragraf menggunakan gaya bahasa naratif.
Cerita yang disampaikan memiliki konologi atau urutan cerita yang jelas mulai dari awal cerita hingga akhir cerita.
Terdapat suatu peristiwa maupun konflik.
Memiliki unsur-unsur pembentuk berupa tema, latar, setting, karakter, dan lain sebagainya.

Jenis Paragraf Narasi
Narasi Ekspositoris
Narasi ekspositoris merupakan jenis narasi dimana cerita disampaikan secara informatif dan jelas sehingga pembacanya dapat benar-benar memahami dan engerti tentang apa yang terjadi di dalam cerita.

Paragraf narasi ekspositoris bertujuan memperluas pengetahuan para pembacanya mengenai suatu cerita dan kisah yang ditulis berdasakan kejadian peristiwa yang sebenarnya. Umumnya narasi ini berkisah tentang kehidupan seseorang dari awal ia hidup hingga kematiannya. Narasi ekspositori sangat cocok untuk menyusun teks biografi.
Narasi Artistik
Pragraf narasi yang satu ini merupakan teks yang mengisahkan suatu rekaan cerita yang bersifat imajinatif kepada pembacanya dengan menggunakan bahasa yang figuratif. Umumnya teks narasi sugestif dapat ditemukan dalam karangan seperti novel, cerita rakyat, cerpen dan lain sebagainya. Teks ini diciptakan untuk memberikan pengalaman membaca secara estetis dan menghibur pembacanya.

Narasi Sugestif
Narasi ini menyuguhkan sebuah cerita dengan niat dan maksut tertentu yakni untuk meyakinkan pembaca atau memberikan sebuah sugesti tentang suatu hal.

Contoh Paragraf Narasi Singkat
Pada dasarnya terdapat banyak sekali contoh peragraf narasi dalam sebuah teks. Namun saya akan memberikan 2 contoh teks narasi yang disusun dari beberapa paragraf.

Perang Untuk Surabaya
Pada 10 November meledaklah perlawanan rakyat di kota Surabaya untuk mengusir penjajah yakni Belanda dan sekutu-sekutunya dari tanah air ini. Perang ini bermula dari murka tentara inggris akibat tterbunuhnya pimpinan besar mereka, yakni Jenderal Mallaby. Akhirnya ultimatum dari tentara inggris dikeluarkan dan ditujukan kepada seluruh pejuang tanah air untuk segera menyerah.

Bagi pejuang tanah air ultimatum tersebut dianggap sebagai suatu penghinaan kepada bangsa. Bukannya menyerah namun pejuan bangsa malah membentuk milisi-milisi perjuangan untuk menghadapi kebengisan tentara inggris yang akan menyerang.

Ketika mengetahui bahwa utimatumnya telah ditolak mentah mentah, Tentara Inggris dan sekutu-sekutunya marah besar hingga pada 10 November pagi mereka melancarkan sebuah serangan besar-besaran melalui jalur laut, darat bahkan udara dengan mengerahkan setidaknya 32.000 infantri dan artileri, pesawat terbang, kapal perang dan tank. Perang yang melanda kota surabaya pada waktu itu memang sangat mengerikan. Terjadi pembunuhan dimana-mana. Pihak inggris memerangi dan membunuh pejuan tanah air begitu juga sebaliknya. Terjadi pengeboman yang menargetkan pangkalan dan tempat persembunyian para pejuang tanah air.

Dengan dipimpin oleh Bung Tomo, seorang pemuda yang berhasil membangunkan semangat juang para pejuang tanah air berhasil memukul mundur tentara inggris dan sekutunya. Perang yang terjadi di kota Surabaya memakan waktu tiga hari lamanya namun dengan hasil yang sia-sia karena para pejuang tanah air berhasil mempertahankan kota tersebut.

Namun setelah tiga minggu lamanya mendapat gempuran dari musuh akhirnya kota Surabaya berhasil ditakhlukan dan dikuasai oleh tentara Inggris. Takluknya kota surabaya akhirnya membangkitkan semangat juang pembela diseluruh tanah air untuk berjuang mengusir penjajah dari Indonesia.
***

Sumber: Dari Sini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar